Rabu, 22 Juni 2016

PEDULIKU KEPADAMU



PEDULIKU KEPADAMU
Setelah pembekalan materi tentang multikultur dan dialog antar umat beragama di Klaten pada tanggal 22-24 april 2016. Panitia Stube Hemat mengajak para peserta untuk menindaklanjuti kegiatan tersebut dalam realitas social. Maka dengan itu, mahasiswa yang tergabung dalam wadah  Stube Hemat Yogyakarta basis STPMD “APMD” merenspond positif hal tersebut dengan cara Membangun Kerja Sama ditengah-tengah umat yang  berbeda, seperti; Perbedaan Suku, Agama, Ras, dan Budaya (SARA). Kegiatan membangun relasi ini, antar Mahasiswa STPMD, Komunitas Pemuda Gendeng, dan Warga Masyarakat RW 20 Gendeng yang berawal pada Aksi Bakti Sosial.
Aksi Bakti Sosial ini berlangsung pada hari Minggu, 08/05/2016 di wilayah RW 20 Gendeng, Kelurahan Baciro. Kegiatan ini, mulai dari Pukul 06.00 sampai sekitar Pukul 09.20 WIB. Dimana rangkaian kegiatan tersebut adalah membersihkan beberapa lokasi antara lain; ruas Jalan Timoho, Masjid Anwar Rasyid, dan selokan air di depan Masjid Anwar Rasyid yang tersumbat akibat tumpukan sampah. Maksud dan tujuan dari mahasiswa Stube Hemat basis APMD yang diubah menjadi Kelompok Mahasiswa Peduli Lingkungan (KMPL) ini merupakan bentuk wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan manjalin hubungan antar warga masyarakat yang berada di kampung Gendeng. Dalam Aksi Bakti Sosial ini, kurang lebih sekitar 35 orang yang ikut berpartisipasi yang terdiri dari unsur mahasiswa, pemuda, dan warga masyarakat setempat.
Setelah berakhirnya Aksi Bakti Sosial pada Pukul 09.20 WIB dari Kalangan Pemudah Gendeng dan Warga Masyarakat Gendeng meminta KMPL untuk berpartispasi dalam rangka HUT ke-13 Komunitas Pemudah Gendeng (KOMPAG). Dengan senang hati kami dari KMPL menerima undangan tersebut yang diselenggarakan pada hari/tanggal Minggu, 15 mei 2016 yang bertempat di wilayah tersebut.  Dalam acara HUT KOMPAG tersebut, beberapa rangakaian acara yang pertama; sambutan Kodim DIY yang memberikan poin positif terhadap para kaum Mudah Indonesia, yang mengatakan; jauhi dari narkoba dan jangan sekali-kali berpenasaran dengan hal itu. Yang kedua; sambutan dari Ketua RW Gendeng yang mengatakan; bertrimahkasih kepada KMPL semoga kita  tetap terjalin, dan jangan berhenti sampai disini. Sedangkan acara Yang terakhir adalah, pemberian piagam penghargaan terhadap beberapa kategori, yakni; ketegori pemudah yang berkreasi yang dijatuh pada pemudah Kampung Gendeng, ketegori anak cerdas dijatuh pada anak-anak Kampung Gendeng juga, sedangkan kategori mahasiswa kritis dan berelasi adalah dijatuhkan kepada KMPL.
Dengan demikian, poin penting yang kami kutip dari hasil kegiatan ini merupakan “kebersamaan dalam umat yang berberda bukan dijadikan sebuah induk permusuhan melainkan, perbedaan itu disatukan dalam sebuah wadah dan kokoh seperti gunung semeru”.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar